-->

Pont Pict. Latest Videos:

Loading...

Bandung Berisik 2013 Part 1: Sigmun

This video was uploaded on 15th of April, 2013



Vimeo Version:



Diawali ketika seorang teman saya, Refan, meminta bantuan untuk merekam acara Bandung Berisik 2013 secara official namun batal karena beberapa sebab, dari situ tiba-tiba tercetus ide, "oh yaudah, kita rekam Sigmun dan BurgerKill -nya aja", "ok kalau gitu, mari kita planning dulu semuanya!".

Dimulai dari crew recruitment, saya mengajak teman-teman saya yang avaiable. Lalu mengatur masalah technical seperti management kamera, lensa, dan beberapa masalah teknis lainnya. Akhirnya ditentukan saya memegang kamera Canon 7D dengan lensa tilt-shift TS-E 24mm, Nana memegang 550D dengan lensa jadul FD 50mm f1.4, Refan memegang 5D Mk. II miliknya dengan lensa Sigma fisheye 15mm, dan Dhey memegang 60D dengan lensa Lensbaby Edge 80 Optic. Diluar 4 DSLR tersebut ada 5 buah GoPro yang dipasang di beberapa lokasi yang sudah ditentukan, sebenarnya saya hanya memiliki 2 buah GoPro Hero1 dan sebuah Hero2, namun saya berhasil mendapatkan pinjaman sebuah Hero3 Black edition, dan Tama yang merupakan drummer Sigmun berhasil mendapatkan pinjaman Hero3 Silver Edition.

Di lokasi, kami tidak bisa sebebas seperti  ketika merekam Sigmun di Moko (cerita nya di SINI), apalagi untuk merekam BurgerKill di main stage malam harinya jelas sama sekali gak akan bisa bebas. Akhirnya kami juga melakukan improve positioning begitu tiba di lokasi.

Selama proses rekaman, terjadi beberapa kegagalan teknis yang lumayan krusial seperti kamera GoPro Hero2 yang dipasang di Glidecam bersama 7D mendapat masalah dengan memory card nya sehingga tidak ada hasil rekaman yang selamat, audio direkam degan menggunakan Zoom Audio Recorder namun ada kesalahan teknis di pihak audio mixer sehingga speaker di kiri atau kanan mati sebelah beberapa kali selama pertunjukan berjalan dan membuat audio rekaman menjadi agak pincang di beberapa titik di timeline, dan Mirfak (bassist Sigmun) yang menyangka kamera yang terpasang di bass nya belum menyala dan malah salah mematikan kamera yang sudah menyala dan baru menghidupkannya kembali setelah lagu pertama selesai.

Proses editing sendiri gak memakan waktu cukup lama walaupun cukup memusingkan karena harus men- synchrone -kan timeline dari 8 layer video yang direkam bersamaan. Setelah urusan synchronize beres dilanjutkan dengan memilih footage yang usable dari tiap kamera, lalu meng- compose disesuaikan dengan beat dan mood musiknya, terakhir audio diganti dengan hasil rekaman Zoom yang sudah di mix ulang oleh Tama.

Yeah, like it or not, enjoy the video! :)

-Bersambung untuk bagian BurgerKill

Channel Sigmun: 
http://www.youtube.com/user/SigmunTV

Anamorphic Lone Rider

This video was uploaded on 15th of January, 2013


Vimeo Version:


Sebuah video pendek yang becerita tentang bagaimana sebuah pertemuan atau bahkan sebuah pertemanan bisa terjalin di jalanan oleh orang-orang yang memiliki kesenangan yang sama, dalam hal ini saya membahas kesenangan "bermain" sepeda motor.

Seperti yang teman saya, Derry Pratama bahas di blog ini: SHOOT UP N RIDE.Terdapat sebuah bahasa misterius seperti suara putaran mesin yang naik, tatapan mata dari balik helm, dan banyak lagi yang hanya dimengerti oleh para 'penikmat' berkendara (orang-orang yang lebih menganggap sepeda motor sebagai sarana rekreasi, bukan transportasi). Dan anehnya bahasa tersebut berlaku secara universal dan hampir selalu bisa dimengerti oleh sesama 'penikmat' tersebut.

Dan seperti yang lagi-lagi Derry Pratama tulis di blog-nya yang lain: SOUL GARAGE.

Ada saatnya para 'penikmat' tersebut bermain bersama dalam sebuah pertemuan yang tidak disengaja, dan sering saling memberi sebuah apresiasi sebagai rasa terima kasih walaupun hanya dalam bentuk acungan satu buah jari jempol. Dan ya, tidak semuanya berakhir dengan perkenalan, atau bahkan hanya sebuah kemungkinan untuk berjumpa kembali pun tidak, tapi semuanya selalu tersimpan sebagai memori di sebuah sudut otak yang akhirnya menjadi motivasi untuk terus berkendara.

Dari segi teknis, video ini adalah sebuah video eksperimental, ya, sebuah eksperimen dengan segala keterbatasannya dalam hal teknis dan skill, hahaha. Dimulai dari ketertarikan saya terhadap visual flare yang dihasilkan oleh lensa anamorphic, saya mulai mempelajari cara membuat flare tersebut diluar metode post-pro/editing, namun juga tanpa menggunakan lensa anamorphic sendiri karena penggunaannya di DSLR agak kurang fleksibel.

Videonya sendiri harus di-shoot di malam hari untuk mempertegas lens flare tersebut, dan objeknya sendiri adalah kendaraan bermotor karena memiliki lampu utama yang cukup kuat namun terkontrol untuk menghasilkan flare yang cantik, dan saya memilih sepeda motor karena pergerakannya yang dinamis. Setelah itu saya membuat konsep video di atas dengan cerita yang sudah tertulis juga di atas, hahaha.

Shoot dilakukan dalam satu malam dan terdapat beberapa kendala mulai dari cuaca yang sedang tidak menentu, sampai masalah teknis seperti bearing baru yang terpasang di glidecam masih agak "seret" sehingga sedikit mengganggu pergerakan, keterbatasan kemampuan kamera saya (Canon 7D) untuk merekam di area sangat gelap tanpa bantuan sumber cahaya tambahan, dan tentu saja, keterbatasan skill saya sendiri. Editing dilakukan di malam berikutnya dan juga diselesaikan dalam satu malam.

Untuk sebuah video eksperimen saya merasa cukup puas walaupun ada banyak kekurangan dimana-mana, yah mudah-mudahan video low light scene berikutnya bisa lebih baik lagi, haha.

It is 2013!

This video was uploaded on 30th of December, 2012


Vimeo Version:


Masih seperti video di bulan November, video ini juga adalah video semi darurat karena benar-benar hampir tidak ada waktu untuk mengerjakan video bulanan untuk mengejar target minimal 1 video tiap bulannya sepanjang tahun 2012. Sampai pada akhir bulan Desember saya mendapat 1 momen di sebuah lokasi yang kebetulan pas untuk pembuatan intro/outro Pont Pict. yang baru untuk video-video di tahun 2013 dan juga cocok dengan konsep yang sudah saya rencanakan sejak beberapa bulan sebelumnya, langsung saja saya "hajar" melakukan proses perekaman di tempat.

Durasi videonya sendiri tidak lama-lama, hanya 10 detik saja, itu pun sudah lebih lama dari intro/outro Pont Pict. sebelumnya (versi "you are an idiot" yang sebenarnya agak kurang fleksibel untuk video-video tertentu yang agak formal). Di versi 2013 ini intro/outro video Pont Pict. dibuat seolah-olah memiliki mood yang serius secara visual dan audio, tetapi audio "you are an idiot" sebenarnya tetap ada di video ini namun diputar secara subliminal, sehingga tetap bisa digabung dengan video yang harus berkesan sedikit formal maupun yang memiliki mood fun dan jauh dari kesan formal. Intinya mah lebih fleksibel lah, haha.

Seriously, why so serious?

Earth is a Blue Planet!

This video was uploaded on 26th of November, 2012


Vimeo Version:



Bisa dibilang video ini adalah video darurat, hahaha. Ya, target saya di tahun 2012 ini adalah bisa menghasilkan minimal 1 video tiap bulannya, tapi di bulan November ini saya terlalu sibuk untuk melakukan shoot video Visit Indonesia 2013 sampai tidak punya waktu untuk shoot video personal reguler bulanan yang biasa di-upload ke account youtube dan vimeo saya. Akhirnya ketika berhasil pulang dan memiliki waktu beberapa hari di Bandung, saya menggunakan footage yang saya dapat dari rekaman BTS untuk project Visit Indonesia untuk kemudian di-edit dan jadilah video ini.

Content yang ada di dalam video ini sendiri sudah lama berada di dalam pikiran saya, jadi ya sekaligus saya keluarkan saja, biar bisa diketahui orang lain juga, hahaha.

Green planet, saya benar-benar tidak setuju dengan propaganda ini. 2/3 dari planet bumi adalah lautan yang berwarna biru dan bumi sering disebut sebagai blue planet dalam dunia astronomi. Mengubahnya menjadi green planet, yang langsung terlintas dalam pikiran saya adalah sebuah planet yang dipenuhi oleh cairan berwarna hijau, ya, limbah nuklir dan image lainnya yang berkesan sangat beracun. Saya mengerti propaganda itu dibuat tanpa maksud buruk dan justru cenderung positif, tapi sekali lagi, bumi adalah blue planet, bukan green. Kalau green city atau green nation masih bisa diterima karena objek yang disebut green di situ adalah sebuah daratan yang bisa dan normal jika memiliki warna hijau, bukan lautan yang berwarna biru.

Kecoak Terbang Part #3

Bagi yang belum baca part #1 dan #2, silahkan telusuri dulu di sini:
Kecoak Terbang Part #1

Kecoak Terbang Part #2


Akhirnya pembodohan ini berlanjut ke edisi #3, dan video ini di-edit langsung oleh Ucup A.K.A. Yusuf Ismail, seorang seniman muda yang sangat berbakat dalam pembuatan video-video pembodohan, juga sekaligus pengisi vokal di lagu tersebut, juga otomatis anggota band Them On Yet tersebut (ya iyalah).

Konon katanya ini adalah final version dari video Them On Yet - Kecoak Terbang (katanya mah), jadi nikmati saja pembodohan-pembodohan dengan gaya khas Ucup yang sangat menghibur sekaligus juga (hati-hati) memiliki brainwash content yang sangat kuat dan padat.

Siapa tahu kalian semua yang tidak takut kecoak jadi phobia kecoak setelah melihat kecoak terbang, underwater, hovering, mundur, dan mengejar pocong di video ini. Haha. Enjoy!


Channel Youtube Tama/Tamskick/Injektor:
http://www.youtube.com/user/tamskick
Channel Youtube Ucup/Fluxcup:
http://www.youtube.com/user/fluxcup

Soundcloud Them On Yet (The Monyet):
http://www.soundcloud.com/Them-On-Yet